Sekolah Tanah Tingal menghadirkan Pejuang Bumi Cilik Festival, sebuah pop up class anak yang dirancang khusus untuk merayakan Hari Bumi melalui kegiatan eksplorasi alam yang menyenangkan dan edukatif. Program ini menjadi momen selebrasi sekaligus pembelajaran bagi anak usia 2,5 hingga 4,5 tahun untuk mulai mengenal dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Berbeda dari pop up class pada umumnya, Pejuang Bumi Cilik Festival mengemas aktivitas berdasarkan kebutuhan perkembangan anak melalui konsep Kids Treasure Hunt. Anak-anak diajak berpetualang dari satu pos ke pos lainnya dengan berbagai kegiatan yang mengembangkan motorik, sensory play, serta kemampuan berpikir kreatif berbasis STEAM.
Pada area motorik dan sensory play, anak mengikuti Misi Air Meluap untuk melatih koordinasi sekaligus mengenal pentingnya menjaga air, serta Detektif Sampah Cilik yang mengajak anak memilah sampah secara interaktif. Sementara itu, pada aktivitas STEAM, anak bereksplorasi dalam Lab Daun Ajaib untuk mengenal elemen alam secara langsung melalui pengamatan dan kreativitas.
Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi storytelling Kisah Pejuang Bumi Cilik yang memperkuat pesan tentang kepedulian terhadap bumi dengan cara yang dekat dan mudah dipahami anak. Seluruh rangkaian aktivitas dirancang agar anak dapat belajar sambil bermain, sekaligus membangun pengalaman positif bersama alam.
Pejuang Bumi Cilik Festival terselenggara dengan dukungan dari English 1, Segari, dan Fimela, serta diikuti oleh puluhan keluarga muda yang antusias mendampingi anak-anak mereka dalam pengalaman belajar yang seru dan bermakna.
Melalui pop up class ini, Sekolah Tanah Tingal menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis alam yang holistik dan relevan. Pejuang Bumi Cilik Festival bukan hanya sekadar kegiatan, tetapi juga langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih peduli, sadar, dan mencintai bumi sejak usia dini.
