
Sekolah Tanah Tingal menghadirkan Project Based Learning (P5) bertema aksi nyata anak cinta bumi sebagai pembelajaran yang berdampak langsung pada lingkungan sekolah. Program ini berawal dari temuan sederhana di kegiatan makan siang, yaitu banyaknya sampah organik dari sisa makanan yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
Melalui pembelajaran berbasis proyek, siswa tidak hanya memahami konsep lingkungan secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam mencari solusi. Tantangan seperti kebiasaan membuang sampah tanpa tanggung jawab dijawab dengan pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual.
Project Based Learning Pengelolaan Sampah Organik
Dalam proyek ini, siswa Sekolah Tanah Tingal belajar mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme melalui tahapan Temukan, Bayangkan, Lakukan, dan Bagikan. Siswa mengamati sumber sampah, merancang solusi, melakukan proses fermentasi, hingga memanfaatkan hasilnya untuk kebersihan dan perawatan tanaman sekolah.
Dampak Pembelajaran yang Nyata
Hasil Project Based Learning ini menunjukkan dampak nyata, yaitu berkurangnya sampah organik di sekolah serta terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan hijau. Lebih dari itu, siswa menjadi lebih peduli lingkungan, bertanggung jawab, dan percaya diri karena mampu menciptakan solusi dari permasalahan nyata.
Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Berdampak
Melalui program ini, Sekolah Tanah Tingal menegaskan komitmennya sebagai sekolah berdampak dan berwawasan lingkungan, yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter siswa sebagai Pejuang Bumi yang peduli, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab sejak dini.
